icha

Toad Jumping Up and Down

01/01/20


Lanjut ke next story tentang perjalanan menuju pelayan masyarakat…
Setelah kemarin curhat mengenai test SKD, sekarang kita akan curhat ke test tahap tiga yaitu test Seleksi Kompetensi Bidang. Selama kalian mengikuti tahapan seleksi, kalau bisa sesering mungkin cek di sscn.bkn.go.id atau cek di instansi tempat kalian daftar. Kenapa?? Informasi datangnya ga pake telepon atau whats up dulu ya gaiss, informasi tertera di website instansi masing-masing dan sscn.bkn.go.id. Informasinya meliputi pengumuman, lokasi test, kapan test dilaksanakan, siapa aja yang test, apa saja yang perlu dibawa, baju seperti apa yg dipake, dan masih banyak informasi lainnya. Jangan sampai kalian gagal hanya karena ga tau informasi perihal seleksi, padahal sebenarnya kalian lolos tahap selanjutnya, tapi karena kalian gatau infonya dan waktunya sudah lewat. Alhasil kalian dinyatakan gugur.
Lolos SKD belum tentu bisa mengikuti test SKB. Perhitungannya adalah, misalkan formasi yang dibutuhkan 1 orang, maka yang berhak mengikuti test SKB adalah kelipatan 3 dari jumlah formasi, yaitu 3 orang. Apabila formasi yang dibutuhkan 6 orang, makan yang berhak mengikuti test skb adalah 18 orang dan seterusnya. Namun apabila yang lolos SKD hanya 2 orang, sedangkan formasi yang dibutuhkan 1 orang, maka peserta ketiga diambil dari peserta yang tidak passing grade namun memiliki nilai total yang paling tinggi, istilahnya yaitu P1/TL (nilai total Passing grade/ tidak lulus), dan apabila tidak ada yang lolos SKD, peserta diambil dari P1/TL (nilai total Passing grade/ tidak lulus). Pengambilan peserta P1/TL berdasarkan rangking/nilai tertinggi.
Instansi yang gue daftar, formasinya hanya 1. Dan gue diposisi nomor 3 dari total 3 peserta yang bisa mengikuti tes SKB.
Prosedur mengikuti test SKB kurang lebih sama dengan prosedur saat mengikuti SKD, hanya lokasinya yang berbeda dengan lokasi test SKD tergantung wilayah instansi masing-masing. Lokasi gue pada saat SKD di kantor Walikota Jakarta Selatan dan pada saat SKB di salah satu hotel di Jakarta Selatan.
Seperti biasa, belajar beberapa menit menjelang ujian.. hehe jangan ditiru ya gaisss… karena sejujurnya gue gatau soal seperti apa yang bakal muncul,,,karena ga ada kisi-kisinya juga. Yang gue pelajari waktu itu hanya mengenai bidang yang gue daftar aja sama tentang peraturan perundang2an secara umum yang mengatur mengenai abdi Negara..
Dan eng ing eng…. Bueeedaaaa banget, yang gue pelajari ga ada yang keluar…hahaha..  isi Soal campur aduk ada yang bahasa inggris, ada yang bahasa Indonesia, ada tentang mesin-mesin juga (Lah apaaan yaa kaga ngarti kitaa hahhaa). 30 menit sebelum waktu habis gue udah selesai dong…ahhhaha.
Waktupun berakhir, dan nilai muncul di computer dan.. whattt!!!!!!…. Yang pada duduk disebelah gue nilainya lebih kecil dari gue,,, lemes sumpaahh (takut lolos). Eh tapi kan gue diposisi nomor 3 dan terbilang nilai skb gue ga terlalu besar.. standar lahh…
Selesai SKB, seperti biasa kita disuruh nunggu dalam hitungan minggu lagi untuk tau hasil total dari tes SKD dan SKB. Tentu aja yang lolos yang nilainya tertinggi. Haha dan yaaa gue dinyatakan lolos sebagai calon pelayan masyarakat bro. seneng , tapi banyak sedihnyaaa si.. ***plakkkkk ga bersyukur banget gue…huhuhuuhu
Setelah tau lolos semua, masih ada beberapa langkah lagi menuju Pelayan Masyarakat. Salah satunya yaitu tahap pemberkasan yang akan kita bahas distory selanjutnya yaaaa…
Oh ya kritik dan saran yang membangun dari teman-teman semua ditunggu yaaa untuk story yang lebih baik lagi ….


Tidak ada komentar: